Cara Membuat Nirmana 2D dan 3D!

Nirmana 2D

Beredar di sosial media, beberapa video entertain membahas ‘Nirmana, ‘Nirmana 2D dan 3D‘ di kalangan mahasiswa seni. Sebenarnya, ini karya apa, sih? Apa itu Nirmana?, Apa itu Nirmana 2D dan 3D?

Apa itu Nirmana?

Nirmana adalah penyusun elemen-elemen visual yang menjadi suatu satuan yang harmonis. Penyusun visual ini seperti titik, garis, bidang, bentuk, warna, dan tekstur.

Kata nirmana diambil dari bahasa Sanskerta, yakni ‘nir’ artinya ‘tanpa’ sedangkan ‘mana’ berarti bentuk atau makna, jika digabungkan artinya adalah hal yang tidak memiliki bentuk atau makna sebelumnya. Karya ini terus berkembang melalui pengolahan unsur dan prinsipnya hingga menjadi karya yang bernilai.

Secara umum, ada dua jenis ilmu yang diterapkan ada nirmana ini, yaitu:

  • Nirmana Dwimatra (Dua Dimensi)

Nirmana Dwimatra yaitu unsur dan asas desain bagi karya 2D. Asas ini tidak hanya digunakan untuk menyusun keindahan karya saja, tapi untuk mengatur tata wimba (gambar) yang berperan dalam pengungkapan makna atau menyampaikan suatu pesan.

  • Trimatra (Tiga Dimensi)

Nirmana Trimatra yaitu unsur dan asas desain bagi karya 3D. Hampir sama seperti dwimatra, namun memiliki ruang dan dimensi lebih pada ruang berdimensi.

Elemen Penyusun Nirmana

Elemen dirancang untuk menciptakan karya yang indah atau sesuai keinginan pembuat, dengan memahami unsur elemen secara terpisah dari kesatuan, hal tersebut memberikan pemahaman yang baik dalam penerapannya. Berikut elemen-elemennya:

  • Titik

Titik adalah unsur terdasar dalam seni visual. Titik dapat membuat ide atau gagasan yang akan melahirkan garis, bentuk, dan bidang.

  • Garis

Menciptakan garis dimulai dari sebuah titik. Garis memiliki ciri khas memanjang yang lebih karena mementingkan fungsi panjang dan lebar.

  • Bidang

Bidang adalah dua dimensi yang memiliki panjang, lebar, dan luas serta mempunyai kedudukan, arah dan dibatasi oleh garis. Bentuk bidang dapat geometris, organis, bersudut, tak teratur, dan bulat.

  • Tekstur

Tekstur adalah nilai raba atau kesan permukaan suatu objek (halus, kasar, licin, dsb). Karena hubungannya dengan indera peraba dan penglihatan, tekstur dibedakan menjadi dua, yaitu: tekstur nyata dan tekstur semu.

  • Warna

Warna adalah kesan cahaya yang ditangkap mata. Gelap-terang sebuah warna dapat muncul disebabkan oleh cahaya yang mengenai permukaan.

Manfaat Membuat Nirmana dalam Kehidupan

“Bisa karena terbiasa.” Jika kamu sudah familiar dengan ungkapan ini, kamu juga akan paham bahwa latihan yang konsisten dapat melatih kepekaan visual.

Dari latihan-latihan inilah kreativitas terbentuk—berdasarkan pengalaman yang terus diproses dalam setiap karya. Salah satu latihan yang bisa dilakukan adalah membuat Nirmana. Kegiatan ini bermanfaat untuk melatih kepekaan dalam mengelola elemen visual, komposisi warna, dan prinsip dasar seni rupa.

Prinsip Membuat Nirmana

Dasar pembuatan karya dimulai dari elemen penyusun dan prinsipnya, jika sudah memahaminya kamu tidak akan kesulitan untuk membuatnya. Berikut adalah prinsipnya:

  • Kesatuan (Unity): Kesatuan dapat terbentuk ketika satu atau lebih elemen visual memiliki hubungan (warna, bentuk, orientasi, dll).
  • Keseimbangan (Balance): Keadaan alami ketika semua elemen tidak tumpang-tindih.
  • Proporsi (Proportion): Desain visual mencapai keselarasan ketika tata letak elemen terlihat sudah pas.
  • Irama (Rhythm): Elemen yang bergerak dengan teratur
  • Dominasi (Domination): elemen yang menjadi pusat perhatian sehingga membuat karya lebih eye-catching.

Tips Jago Membuat Nirmana

Latih Kepekaan Visual

Kepekaan visual sangat penting saat pembuatan nirmana. Kepekaan visual dapat membuat kita lebih peka terhadap komposisi, warna, bentuk, dan ritme visual. Cara ini merupakan fondasi penting untuk menghasilkan karya yang estetik dan bermakna.

Temukan Ide Baru dari Referensi

Saat terbiasa melihat karya visual, otakmu belajar keseimbangan, ritme, proporsi dengan intuitif dari mata yang dapat mengenalinya dengan baik. Tetapi jangan menirunya, dapatkan ide dan olah menjadi gayamu sendiri.

Lebih Teliti agar Terlihat Rapi

Pernah merasa nirmanamu terkesan biasa saja? Ini terjadi ketika kamu merasa terburu-buru dalam mengerjakan sehingga melewatkan detail pentingnya. Maka dari itu, lebih teliti dan tetap konsisten.

Buat Ragam Karya Nirmana

Membuat nirmana tidak akan selesai dengan hanya sekali coba, maka asah kemampuanmu dengan membuat berbagai macam atau ragam karya agar memiliki banyak pilihan ide untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

Pembukaan Kelas Seni Rupa Desain & Arsitektur

Nah, itulah pengetahuan dan tips umum mengenai Nirmana. Untuk kamu yang ingin mengambil jurusan DKV atau jurusan seni lainnya, gabung ke kelas kita, yuk, di Pembukaan Kelas Seni Rupa dan Desain & Arsitektur 2025-2026.

Kelas ini dipersiapkan untuk siswa kelas X, XI, XII, hingga Gapyear yang ingin meningkatkan skill menggambar dan persiapan tes portofolio gambar untuk seleksi masuk PTN.

Program Seni Rupa Desain:

Program Arsitektur :

Sumber:

apa-itu-nirmana-dkv-dan-tips-membuatnya

sejarah-pengertian-dan-contoh-nirmana-dasar-seni-desain

pengertian-unsur-dan-jenis-nirmana

Apa-saja-tujuan-dan-manfaat-dari-menggambar-nirmana

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top