Evolusi Rancangan Sepeda dari Masa ke Masa (Part 1)

Hi, teman-teman calon mahasiswa seni rupa dan desain. Kemungkinan dalam waktu dekat ini keyword tentang sepeda banyak dicari, ya. Di Era modern seperti sekarang ini sudah banyak jenis sepeda yang telah dirancang sebagai kendaraan bertenaga manusia. Desain dan jenis sepeda yang berbeda biasanya disesuaikan dengan kebutuhan serta pengembangan kenyamanan pemakainya. Dari berbagai Evolusi Rancangan Sepeda yang ada di artikel ini mungkin dapat memantik ide-ide mutakhir teman-teman calon mahasiswa seni rupa dan desain untuk menceritakan ‘konten empat remaja bersepeda’ dalam bentuk gambar suasana.

Ide ‘sepeda’ pertama kali dicetuskan oleh seorang ahli matematika Prancis bernama Jacques Ozanam sekitar lebih dari tiga abad lalu, namun istilah ‘sepeda’ (bicycle) belum ditemukan saat itu. Ide dari Ozanam ditulis dalam Herlihy (2004) yang menuliskan tentang sebuah kereta yang dapat bergerak dengan kekuatan manusia, yang mana benda tersebut dapat bergerak tanpa bantuan tenaga kuda.

Kemudian, beberapa penemu mulai merancang sebuah kendaraan dengan mekanisme tuas yang digerakan oleh manusia. Beberapa penemu diantaranya adalah Dr. Elie Richard, seorang ahli fisika dari La Rochelle, dan J. Bolton, seorang mekanik dari Amerika.

Baca juga : Kesalahan – Kesalahan Umum Dalam Proses Pembuatan Portofolio Gambar Suasana

Desain awal kendaraan roda dua yang menyerupai sepeda pada zaman modern ini tercatat pertama kali dibuat oleh Karl von Drais yang berasal dari Jerman. Rancangan awal dari Drais ditulis dalam Herlihy (2004) dengan sebutan lauf-maschine atau running machine yang kemudian berubah menjadi draisine atau velocipede yang diambil dari bahasa Latin dengan arti fast foot.

Konsep tersebut kemudian terealisasikan sebagai ‘kendaraan bertenaga manusia’ pada tahun 1817. Material utama kendara tersebut terbuat dari kayu dengan dua roda yang berjejer terbuat dari besi dan sebuah tiang penopang kursi berbusa. Bergerak dengan cara mendorong tanah dengan kaki, seperti sedang berjalan atau berlari, agar dapat bergerak.

Rancangan Sepeda Draisine

Draisine

Rancangan Sepeda Draisine

Evolusi Rancangan Sepeda Ilustrasi Draisine (Sumber: Herlihy, 2004)

Pengembangan kendaraan roda dua berkekuatan manusia dimulai setelah ditemukannya kombinasi pedal yang dipasang pada poros roda depan, namun tidak ada catatan pasti siapa yang pertama kali menemukan komibansi tersebut.

Salmon dalam Hadland dan Lessing (2014) menuliskan pedal yang dipasang pada poros depan sepeda ditemukan pada 6 April 1866 dalam sebuah koran Le Journal de l’Ain yang diterbitkan oleh Bourg-en-Bresse.

Kendaraan tersebut diberi nama Le vélocipéde atau dijuluki sebagai Boneshaker yang merupakan tipe sepeda roda dua pertama yang dibuat dengan pedal. Julukan Boneshaker merujuk pada penggunaannya yang sangat tidak nyaman, karena terbuat dari rangka besi kaku dan roda kayu dengan ban besi.

Rancangan Sepeda Boneshaker

Boneshaker

Teknologi terus dikembangkan demi menunjang kenyamanan pemakaian sepeda. Penemuan roda kawat yang lebih ringan mulai diadaptasi pada sepeda, khususnya pada sepeda roda besar yang diciptakan pertama kali oleh Eugene Meyer. Penny-Farthing bisa dikatakan sebagai model awal sepeda dengan roda besar.

Pada tahun 1871, James Starley dan William Hillman mulai membangun perusahaan sepeda bernama Starley and Company memperkenalkan sepeda bernama Ariel dengan pengembangan penny-farthing yang lebih baik, rangka baja berongga, dan sistem roda kawat terbarukan dengan lever bar yang dirancang untuk mengencangkan semua jari-jari secara bersamaan (Herlihy, 2014).

Tahun 1870-an sepeda penny-farthing mulai popuper digunakan oleh masyarakat Eropa. Saking populernya, komunitas sepeda pertama di London dibentuk dengan nama The Ariel Club serta adanya perlombaan balap sepeda. Istilah bicycle dalam Bahasa Inggris pertama kali digunakan pada kendaraan ini yang merujuk pada ‘roda dua’ (Mozer, t. t.). Dapat dikatakan bahwa sepeda penny-farthing merupakan nenek moyang dari sepeda modern yang sekarang masih ada.

Sepeda roda besar Ariel, 1870-an. (Sumber: Herlihy, 2004)

Walaupun penny-farthing populer, namun banyak kecelakaan yang menimpa pengendaranya. Pengembangan untuk menunjang kemanan dan kenyamanan pun dilakukan. Salah satu di antaranya adalah penemuan rem cakram oleh Browett dan Harrison tahun 1876, kemudian penemuan roda gigi depan dan belakang serta penggunaan rantai pada sepeda.

Sepeda pun mulai berkembang sehingga memasuki era keamanan sepeda mulai ditingkatkan. Nuraysa (2025) menuliskan sepeda Rover yang diciptakan oleh J. K. Starley tahun 1885 merupakan sepeda dengan desain dura roda berukuran sama dengan sistem penggerak menggunakan rantai yang dikaitkan pada roda belakang sehingga sepeda ini lebih aman dan stabil.

Setelah itu, tiga tahun kemudian John Boyd dunlop menemukan ban karet dengan tekanan udara di dalamnya. Hingga pengembangan sepeda mutakhir saat itu adalah kombinasi desain sepeda Rover dan ban karet dijadikan standar yang memengaruhi jenis sepda momdern masa kini. Berdasarkan Aditya R R (2025), Rover merupakan merk sepeda pertama yang masuk ke Batavia (Jakarta) pada tahun 1890.

Sepeda Rover oleh J. K. Starley tahun 1885

Sepeda Rover menjadi acuan desain sepeda di era modern, banyak invoasi-invoasi terbaru dalam perkembangan sepeda. Ekspolrasi pun banyak dilakukan pada bentuk dan material sepeda. Sejalan dengan perkembangan teknologi pada abad ke 20 hingga masa kini, penambahan fitur-fitur baru lainnya seperti suspensi dan jenis ban khusus pada jalur-jalur tertentu pun mulai diciptakan.

Ada beberapa jenis sepeda lainnya yang tercipta karena muncul ide baru dari sepeda standar roda dua. Sepeda roda satu atau unicycle merupakan salah satu jenis sepeda yang telah diciptakan. Selain itu terdapat sepeda tandem yang harus dikendarai oleh dua orang dan juga sepeda lipat. Abad ke-20 pun mulai adanya jenis sepeda seperti BMX maupun MTB.

Artikel part II selanjutnya akan menjelaskan tentang Evolusi Rancangan Sepeda pada abad ke-20.

Baca Juga : Tips dan Cara Membuat Portofolio Gambar Naratif Menggunakan Rumus 5W+1H

DAFTAR PUSTAKA

Aditiya R R. (2025). Mengulas Sejarah Sepeda di Inodnesia: Merk Rover jadi Kebanggaan. Dalam E. Hatmono (Ed.), diakses pada 9 Februari 2026, dari https://radarkepahiang.bacakoran.co/read/23008/mengulas-sejarah-sepeda-di-indonesia-merek-rover-jadi-kebanggan

Hadland, T., & Lessing H. E. (2014). Biscycle Deisgn. London: The MIT Press.

Herlihy, D. V. (2004). Bicycle: The History. New Haven and London: Yale Univeristy Press.

Mozer, D. (t. t.). Chronology of the Growth of Bicycling and the Development of Bicycle Technology. Diakses pada 9 Februari 2026, dari https://www.ibike.org/library/history-timeline.htm#chronology

Nuraysha, S. (2025). Asal-usul Sepeda: Transportasi Ramah Lingkungan dan Populer di Dunia. Dalam B. Rasidi (Ed.), diakses pada 9 Februari 2026, dari https://rri.co.id/lain-lain/1254442/asal-usul-sepeda-transportasi-ramah-lingkungan-dan-populer-di-dunia

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top